DnD Futures: CERPEN
Pencarian pada kategori

💗 CERPEN 💗

ANTRI

ANTRI

Sudah menit ke duapuluh. Mona sesekali melongokkan kepalanya memastikan apakah sang kasir mulai lebih cekatan melayani pembayaran. Kembali ia kecewa. Sang kasir tetap dengan longlet alias leletnya memasukkan kode kode barang belanjaan pembeli. Mau ngomel ngomel juga percuma, antrian juga nggak akan maksruut langsung beres. 

Iseng-iseng daripada bosan, ia potret beberapa antrian di sebelahnya. 

Cekrek...cekrek...sambil sesekali foto selfi. Beberapa orang tersenyum melihat tingkahnya. Dan, ah...Mona mana peduli. Baginya yang penting ia tidak mengganggu ataupun merugikan orang lain. 

Lalu diamatinya hasil bidikan amatirannya. Ia tertegun, ternyata luar biasa panjang antrian menuju kasir ini. Padahal ada sekitar lima loket lebih.Tapi diam doyan ia kagum dengan orang orang ini. Seberapapun semrawutnya barisan yang jauh dari ukuran lurus dan yang pastinya akan lama serta membuat kaki yang tadinya baik-baik saja menjadi super kemeng (jawa), mereka tetap tertib antri menuju pembayaran di meja kasir yang tetap harus dilalui sebagai syarat agar barang-barang pilihan yang telah masuk ke kereta dorong bisa dengan aman dan damai di bawa pulang.
Mona mendorong kereta belanjanya tepat di depan kasir. Tiba gilirannya. Si mbak tersenyum manis padanya sambil mengucap salam. Mona menatapnya haru, dia tahu betapa petugas kasir ini jauh lebih lelah dibandingkan dia yg hanya beberapa saat saja antri. Sedangkan si mbak harus melayani sekian puluh bahkah ratus orang dalam sekali shift nya. Tapi masih selalu menyempatkan menyapa setiap pembeli dengan ramah, meskipun 

Mona tahu itu memang bagian dari prosedur kerja sebagai salah satu pelayanan pelanggan.
Mona berjalan menuju tempat parkir sembari tercenung, antri memberi hikmah, belajar sabar, tertib, toleransi, dan menghargai waktu dan bisa jadi bonusnya jika beruntung tentunya bisa menambah kenalan :).
Antri...oh...antri...


(by: dyhanasora) 
0


ARTIKEL TERBARU

Saturday, July 21, 2018



Artikel Terbaru

IKLAN ANDA

TENTANG

Tidak harus besar untuk memulai sesatu , Namun kita harus memulai sesuatu untuk menjadi besar

TERHUBUNG

KONTAK TENTANG PRIVACY DISCLAIMER